Wisuda Ke 6 Akbid Muslimat NU Kudus

Akademi Kebidanan (Akbid) Muslimat Nu Kudus kemarin pada tanggal 29 Agustus 2017 telah menyelenggarakan acara wisuda di Gedung Kesenian Taman Budaya RMP Sosrokartono Bae Kudus.

Acara tersebut selain di hadiri oleh wali/ orang tua mahasiswa juga dihadiri beberapa tamu penting di antaranya Bupati Kudus yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kudus (DKK) Bapak Joko Dwi Putranto, S.H., M.M, Ketua IBI Jawa Tengah Ibu Endang Swartiningsih, A.Md.Keb., unsur FORKOPINDA, Ketua IBI Kudus Ibu Hj. Siti Nurwiyah, S.Pd., M.M., Ketua Pengurus Cabang Nu Kudus Bapak Drs. H. Abdul Hadi, M.Pd., Pimpinan Cabang Muslimat Nu Kudus Ibu Hj. Chumaidah Chamim, S.Pd.I., Mutasyar Nu Kabupaten Kudus Bapak Prof. Dr. K.H. Muslim Abdul Kadir, MA, dan Ketua BPPMNU Az Zahra Kudus Bapak Dr. H. Ihsan, M.Ag.

Wisudawati terbaik wisuda ke 6 Akbid Muslimat Nu Kudus Dian Kartika Sari mengatakan “wisuda merupakan awal dari merefleksikan sesuatu yang sudah kita dapatkan dikampus”. Harapannya Akbid Muslimat NU Kudus semakin berkembag dan unggul serta profesional dalam mencetak lulusan bidan.
“Belajarlah sampai kita tidak mampu untuk belajar” pesannya.

Direktur Akbid Muslimat Nu Kudus Hj. Darningsih, S.Si.T., M.H. meyampaikan “Lulusan Akbid Muslimat NU Kudus adalah lulusan yang muslimah, siap melayani masyarakat yang berlandaskan aqidah ahlussunnah wal jamaah. Mahasiswa disamping dibekali dengan teori juga dibekali dengan seminar dan pelatihan”.

“Khubbul Wathon merupakan salah satu landansan ahlussunnah” kata dari Mutasyar Nu Kabupaten Kudus Bapak Prof. Dr. K.H. Muslim Abdul Kadir, MA. Beliau juga menyampaikan “Akbid adalah milik NU dalam kerangka Ahlussunnah Waljamaah”.

Ketua BPPMNU Az ZAhra Kudus Bapak Dr. Ihsan, M.Ag. juga menyampaikan “Lulusan Akbid Muslimat Nu Kudus berbeda dengan lulusan-lulusan yang lain terutama landasan aqidah ahlussunnah wal jamaah”. Pesan beliau “Jangan pernah berhenti belajar dan jangan pernah berhenti untuk tidak berprestasi”.

Bupati Kudus yang di wakili oleh DKK Kudus Bapak Joko Dwi Putranto, S.H., M.M, juga menyampaikan “Upacara wisuda jangan dilihat sebagai kegiatan seremonial semata melainkan sebenarnya bermakna sebagai upacara pengukuhan dan tanggung jawab yang ditandai dengan mengucapkan janji wisudawati”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *