Berita Edukasi, 19 September 2013

Kamis, 19 September 2013 09:06 wib
JAKARTA – Bermimpi untuk mendapatkan gelar PhD di usia muda merupakan impian yang dirasakan oleh setiap orang. Hal itu dirasakan oleh alumnus jurusan Kimia angkatan 2007 Rindia Maharani Putri, dia dinobatkan sebagai peraih penghargaan PhD Award untuk mahasiswa tingkat magister di Twente Graduate School. Dilansir dari laman ITB, Kamis (19/9/2013), Rindia yang merupakan mahasiswa magister jurusan Teknik Kimia (MESA+ Institute), berhasil mengalahkan lima kandidat lainnya pada ajang yang baru diadakan untuk pertama kalinya ini. PhD Award akan diserahkan pada pembukaan tahun akademik University of Twente pada 2 September lalu, dia akan diwakilkan oleh Prof. Jeroen Cornelissen sebagai salah satu dosen pembimbing india. Rindia berhasil membawa pulang penghargaan dengan risetnya yang berjudul “Photo-trigger cargo releases from engineered protein cages”. Dalam penelitiannya, dia membuat suatu inovasi dalam metode pelepasan protein dalam sebuah “sangkar” yang berguna dalam bidang medis. Pelepasan ini menggunakan deteksi cahaya. Jika metode ini berhasil, maka laju pelepasan obat-obatan dalam tubuh manusia dapat dikontrol dengan lebih baik. Hal ini sangat berguna dalam bidang medis, sebab obat-obatan yang telah ditargetkan hanya akan di”lepas”kan pada bagian tubuh yang diberikan suatu cahaya tertentu. Dia berharap, metode ini dapat menekan efek samping dari pemberian obat-obatan pada tubuh manusia.…dst

2 ) Dua Prodi Fisipol UGM Siap Terakreditasi Internasional
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/19/373/868643/dua-prodi-fisipol-ugm-siap-terakreditasi-internasional

Kamis, 19 September 2013 19:03 wib
JAKARTA – Kampus dengan program studi (prodi) berakreditasi baik tentu akan menjadi pilihan utama para calon mahasiswa. Hal ini pula yang mendasari berbagai perguruan tinggi terus-menerus mengajukan akreditasi terhadap setiap prodi baik secara nasional maupun internasional. Tindakan itu pula yang dilakukan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. UGM mengajukan areditasi bagi prodi Ilmu Komunikasi dan Prodi Manajemen dan Kebijakan Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol). Tidak tanggung-tanggung, kali ini mereka mendapat giliran penilaian akreditasi dari ASEAN University Network on Higher Education for Quality Assurance (AUN-QA).Proses visitasi akreditasi dari lembaga akreditasi regional ASEAN dilaksanakan dalam rangka untuk mendapatkan pengakuan akreditasi AUN-QA. Dalam akreditasi tersebut, UGM tergabung bersama 26 universitas dari 10 negara Asia Tenggara.Rektor UGM Pratikno menyebut, proses penilaian akreditasi dari AUN-QA pada dua prodi di Fisipol UGM bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di UGM. Sehingga pengakuan yang diperoleh tidak hanya secara nasional tapi juga di tingkat regional dan internasional. “Kami mendukung AUN-QA sebagai salah sata lembaga akreditasi regional,” kata Pratikno, seperti dinukil dari situs UGM, Kamis (19/9/2013).…dst

3 ) Menjalin Kerjasama Perguruan Tinggi dan Dunia Industri
http://www.dikti.go.id/?p=11613&lang=id

Oleh Firman Hidayat – 18 September 2013
Jakarta, 18 September 2013–Kolaborasi antara dunia Industri dan Perguruan Tinggi mutlak diperlukan. Kebutuhan serta tantangan dunia Industri untuk memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas dan pengembangan teknologi yang berkualitas diharapkan dapat dijawab dengan kerjasama yang baik dengan perguruan tinggi mitra. Dengan tujuan memperkuat hubungan tersebut, AUN/SEED-Net menggelar seminar yang bertajuk University-Industry Collaboration Seminar Successes and Challanges. Seminar yang berlangsung di Jakarta, Rabu (18/9) ini didukung penuh oleh Direktorat Pendidikan Tinggi dan JICA. Dirjen Pendidikan Tinggi, Djoko Santoso dalam sambutannya menerangkan pentingnya kerjasama antara perguruan tinggi dengan industri yang berbasiskan riset. Saat ini menurut Dirjen Djoko peneitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi di Indonesia menunjukan grafik peningkatan, salah satu kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk terus meningkatkan penelitian perguruan tinggi adalah mendesentralisasikan dana penelitian di perguruan tinggi “oleh karena itu saya meminta Rektor dan Dekan untuk memanfaatkannya dengan berkolaborasi dengan dunia Industri” ucap Dirjen Djoko.…dat

4 ) IPB rayakan ulang tahun dengan Reuni Emas
http://www.antaranews.com/berita/396431/ipb-rayakan-ulang-tahun-dengan-reuni-emas

Kamis, 19 September 2013 19:34 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Institut Pertanian Bogor akan menggelar Reuni Emas sebagai bagian dari rangkaian acara Dies Natalis ke-50 IPB. “Perhelatan ini akan berlangsung pada Sabtu, tanggal 5 Oktober di Jakarta Convention Center (JCC),” ujar Ketua Umum Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) Bambang Hendroyono di Jakarta, Kamis. Bambang menyatakan setidaknya 7.000 dari sekitar 114.000 lulusan dari perguruan tinggi ini, dapat menghadiri Reuni Emas yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat Himpunan Alumni IPB tersebut. Hingga saat ini tercatat sekitar 3.000 orang alumnus IPB yang sudah dapat dipastikan akan menghadiri Reuni Emas IPB.”Kami sudah melakukan sosialisasi lewat milis (mailing list), media sosial, media massa, banner, bahkan baliho. Jadi kami harapkan para alumni IPB bisa mengetahui dan hadir dalam perhelatan ini,” kata Bambang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah salah satu alumnus IPB yang diharapkan dapat menghadiri Reuni Emas tersebut.

…dst

5 ) Anggaran Penelitian Perguruan Tinggi Masih Belum Ideal
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/09/18/mtbygi-anggaran-penelitian-perguruan-tinggi-masih-belum-ideal

18 September 2013, 23:43 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggaran penelitian di Perguruan Tinggi di Indonesia, saat ini masih jauh dari angka ideal. Secara nasional, total anggarannya tidak mencapai 0,1 persen yaitu hanya 0,08 persen. Yaitu, hanya sekitar Rp 1,2 triliun. Idealnya, minimal anggaran untuk penelitian tersebut mencapai 1 persen. Karena, di negara maju anggaran untuk penelitiannya sudah mencapai 2 persen dari anggaran yang ada. ”Jadi, kalau ingin ideal, dana yang dibutuhkan untuk penelitian sekitar 10 kali lipat anggaran sekarang,” ujar Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Agus Subekti kepada wartawan, Rabu (18/9). Menurut Agus, penelitian strategi nasional ada 7 tema. Di antaranya, mengenai industri pangan di bidang kesehatan, teknik informatika, transportasi dan lain-lain.  Setiap bulan, pemerintah membiayai lebih dari 30 judul penelitian. Totalnya, setiap tahun peneliti yang dibantu bisa mencapai 15 ribu judul. ”Total dana penelitian Rp 1,2 triliun itu sebenarnya sudah meningkat 3 kali lipat dari tahun lalu,” katanya.…dst

6 ) Perguruan Tinggi harus punya riset unggulan
http://www.antaranews.com/berita/396257/perguruan-tinggi-harus-punya-riset-unggulan

Rabu, 18 September 2013 19:08 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti), Agus Subekti mengatakan, setiap perguruan tinggi harus mempunyai riset-riset unggulan.”Setiap universitas harus mempunyai riset unggulan. Paling tidak, satu riset unggulan,” ujar Agus usai seminar yang bertajuk `University-Industry Collaboration Seminar Successes and Challanges` di Jakarta, Rabu. Agus mengatakan masih sedikit perguruan tinggi yang memiliki riset unggulan. Untuk itu, dia mendorong agar perguruan tinggi melakukan riset yang sesuai dengan kebutuhan. “Contohnya di Institut Pertanian Bogor, maka riset unggulannya haruslah pertanian,” katanya. Pemerintah, sambung dia, memiliki beberapa skema penelitian yakni skema hasil riset untuk industri, skema penelitian MP3EI, dan skema pengabdian masyarakat yang mendukung sinkronisasi perguruan tinggi dan industri. Upaya peningkatan penelitian tersebut dengan mendesentralisasikan dana penelitian di perguruan tinggi.…dst

7 ) Anggaran Kebudayaan Minim
Komitmen Pemerintah Rendah
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/09/19/237247/Anggaran-Kebudayaan-Minim

19 September 2013
JAKARTA- Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Rohmani menegaskan, pemerintah seakan kurang menunjukkan komitmennya terhadap sektor kebudayaan. Hal tersebut dapat dilihat dari menurunnya pagu anggaran untuk Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerin Pendidikan dan Kebudayaan, untuk Tahun Anggaran 2014. ”Pagu anggaran Direktorat Kebudayaan tahun 2014 turun menjadi sekitar Rp 1,2 triliun, padahal tahun 2013 sekitar Rp 2 triliun. Ini menunjukkan komitmen pemerintah masih rendah,” ujarnya. Menurutnya, kebudayaan tidak bisa dilepaskan dari pendidikan. Melalui kebudayaan, karakter, sejarah, dan nilai-nilai kebangsaan dapat ditanamkan kepada para peserta didik. Akan tetapi, lanjutnya, pemerintah juga harus memiliki program dan kebijakan yang jelas dan terarah. ”Kebudayaan itu harus menjadi ruh pendidikan,” imbuhnya.…dst

8 ) Solo Techno Park Luluskan 22 Teknisi Perawatan Pesawat
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/19/373/868634/solo-techno-park-luluskan-22-teknisi-perawatan-pesawat

Kamis, 19 September 2013 15:26 wib
SOLO – Solo Techno Park (STP) berhasil meluluskan sekaligus mewisuda angkatan pertama siswa pelatihan Basic Aircraft Structure. Para teknisi perawatan pesawat terbang ini lulus dari program kerjasama GMF Aero Asia dengan Pemerintah Kota Solo. “Angkatan pertama kemarin telah diwisuda, ada 22 siswa,” jelas Direktur Umum STP, Darsono, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/9/2013). Darsono mengatakan, ke-22 siswa yang telah lulus pelatihan teknisi perawatan pesawat terbang tersebut telah menjalani pelatihan selama sembilan bulan. Pelatihan terbagi menjadi dua bagian. Enam bulan pertama dibekali pelatihan di Solo Techno Park, dan tiga bulan berikutnya adalah pembekalan dari PT GMF Aero Asia Jakarta. “Sebenarnya pada awal tercatat ada 23 peserta. Namun tercatat satu orang mengundurkan diri sebelum pelatihan berlangsung,” imbuhnya.…dst

9 ) Hermawati Siap Jadi Mahasiswi Pertama yang Taklukkan Aconcagua
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/18/373/868276/hermawati-siap-jadi-mahasiswi-pertama-yang-taklukkan-aconcagua

Kamis, 19 September 2013 00:16 wib
JAKARTA – Tiga anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (Unnes) masuk dalam enam calon atlet Spirit of Indonesian Youth Expidition Part III (SIYE III) Mount Aconcagua, Argentina. Keenam atlet itu berencana menaklukan puncak tertinggi di Negara Tango itu pada November 2013. Ketiga atlet terpilih itu adalah mahasiswa program studi (prodi) Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Miftakhul Ulum, serta Putra Tri Atmaja dan Hermawati yang berasal dari prodi Pendidikan Luar Sekolah (FIP). Pemilihan ketiga atlet tersebut bukan secara asal tetapi melalui serangkaian kegiatan training center harian, lapangan, dan beberapa tes pendukung lain selama dua bulan. “Pendakian ke gunung Aconcagua tertinggi di Argentina ini akan dilaksanakan pada 14 November sampai 8 Desember 2013,” kata Ketua Panitia Expedition SIYE III, Ma’rifah, seperti dinukil dari laman Unnes, Kamis (19/9/2013).…dst

10 ) Terancam Dicutikan Gara-Gara Belum Bayar Uang Kuliah
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/18/373/868107/terancam-dicutikan-gara-gara-belum-bayar-uang-kuliah

Rabu, 18 September 2013 17:33 wib
YOGYAKARTA – Ratusan mahasiswa Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta yang belum membayar uang kuliah terancam tidak bisa mengikuti perkuliahan pada semester gasal tahun akademik 2013.Dengan alasan untuk ketertiban administrasi, kampus tersebut mengeluarkan kebijakan bila ada mahasiswa sampai batas waktu yang telah ditentukan belum juga membayar uang kuliah, maka dianggap cuti.Hal ini terungkap setelah puluhan perwakilan mahasiswa UST mengadukan permasalahan itu ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan DIY. ORI pun menindaklanjuti dengan mempertemukan rektor UST Pardimin dan perwakilan mahasiswa UST. “Kami menerima laporan ini minggu lalu. Sebagai tindaklanjut atas laporan itu, Selasa 17 September, kemarin telah mengundang rektor dan mahasiswa UST ke kantor ORI DIY untuk mencari jalan keluar masalah tersebut,” kata Plt Kepala ORI Perwakilan DIY Budhi Matshuri, Rabu (18/9/2013).…dst

11 ) BPK: Kemendikbud Perlu Kaji Kembali Penyelenggara UN
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/19/560/868858/bpk-kemendikbud-perlu-kaji-kembali-penyelenggara-un

Kamis, 19 September 2013 19:40 wib
JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengkaji kembali organisasi penyelenggara ujian nasional (UN) di tingkat pusat. “Selanjutnya menerapkan sistem anggaran terpadu dalam penyelenggaraan UN,” imbau Anggota BPK RI Dr. H. Rizal Djalil, saat konferensi pers, di Gedung Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Jakarta, Kamis (19/9/2013). Rizal menambahkan, BPK pun merekomendasikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh untuk tetap melaksanakan perencanaan, koordinasi, monitoring, supervisi, dan evaluasi atas UN melalui penyelenggara UN tingkat pusat. “Kemudian menyerahkan teknis penyelenggaraan UN kepada pemerintah provinsi bekerjasama dengan perguruan tinggi setempat,” lanjutnya. Menurut dia, pemberian rekomendasi ini nantinya dapat ditangani oleh pihak penegak hukum, kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Kepolisian.…dst

12 ) BPK Temukan Duplikasi Anggaran UN Rp62 Miliar
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=191849

Kamis, 19 September 2013 , 20:04:00
JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akhirnya merilis hasil pemeriksaanya terhadap penyelenggaraan Ujian Nasional tahun 2012 dan 2013. Kesimpulannya, selain terjadi kekisruhan, BPK menemukan indikasi anggaran ganda antara APBN dengan APBD. Anggota BPK, Rizal Jalil saat penyampaian hasil pemeriksaan itu di kantor BPK, Jakarta, Kamis (19/9) mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan untuk menilai proses perencanaan dan pelaksanaan UN dengan tujuan diselenggarakannya UN, serta menilai kepatuhan penyelenggaraan UN pada ketentuan perundang-undangan. Hasilpemeriksaan menunjukkan masih adanya kelemahan dalam perencanaan, terutama kelemahan penyelenggara UN dalam mengantisipasi pengaruh perubahan jumlah varian soal dari 5 variasi tahun 2012 menjadi 20 variasi tahun 2013, terhadap rentang waktu pencetakan dan distribusi naskah soal. Selain itu, penyelenggara dinilai tak optimal memberikan peringatan dini terhadap keterlambatan pencetakan dan distribusi naskah soal UN.…dst

13 ) IPB Gaet Kementan-LIPI Garap Sekolah Peternakan
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/18/373/867970/ipb-gaet-kementan-lipi-garap-sekolah-peternakan

Rabu, 18 September 2013 14:37 wib
BOGOR – Guna meningkatan mutu mahasiswa di sektor peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan membuat sekolah pendidikan yang dinamakan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR). Guru Besar Genetika dan Pemuliaan Ternak Fakultas Peternakan IPB Muladno mengatakan, untuk tahap awal, pihaknya membidik tiga kota besar yaitu Barito Kalimantan Selatan, Jombang Jawa Timur dan Palembang Sumatera Selatan.”Coba Anda bayangkan tiga instansi ini mengurusi masalah peternakan, dalam 5-10 tahun pasti ada perubahan tentang kinerja daging sapi dan susunya,” ungkap Muladno, di IPB Convention Center, Rabu (18/9/2013).Untuk masalah anggaran, MuIando menambahkan, IPB sudah menyiapkan dana sebesar Rp125 juta di tahun ini. Ditambah bantuan dana dari Kementerian Pertanian dan LIPI.…dst

14 ) Untag Adopsi Penulisan Jurnal Ilmiah dari NUS
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/09/18/237128/Untag-Adopsi-Penulisan-Jurnal-Ilmiah-dari-NUS

18 September 2013
SEMARANG – Program Magister Ilmu Administrasi (MIA) FISIP Untag Semarang menggelar studi kelembagaan di National University of Singapura (NUS), baru baru ini. Kegiatan studi kelembagaan ke negeri jiran itu menjadi salah satu upaya fakultas dalam rangka membangun jejaring nasional dan internasional. Namun menurut Dekan FISIP Untag H Soeparno, Sabtu (14/9), FISIP Untag berkeinginan mengadopsi cara menulis karya ilmiah dari universitas ternama itu. ”Perkembangan dalam dunia pendidikan tinggi tidak lagi sebatas pada pengajaran perkuliahan. Perguruan tinggi sebagai sebuah organisasi memerlukan upaya pengembangan organisasi di tengah persaingan global dan tuntutan masyarakat,” jelas Suparno didampingi Doktor Karmanis MSi. Karmanis adalah pemimpin delegasi Untag ke NUS untuk bertemu sejumlah guru besar dari perguruan tinggi ternama di Singapura tersebut. Delegasi Untag terdiri atas dosen dan mahasiswa MA. Soeparno menambahkan, lawatan ke NUS itu sekaligus memberikan tambahan wawasan kepada dosen dan mahasiswa MIA.…dst

15 ) Pemerintah DIY Akan Dirikan Akademi Komunitas
http://www.tempo.co/read/news/2013/09/18/079514283/Pemerintah-DIY-Akan-Dirikan-Akademi-Komunitas

Rabu, 18 September 2013 | 05:30 WIB
TEMPO.CO, Yogyakarta–Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta akan mendirikan Akademi Komunitas, sebuah lembaga pendidikan tingkat Diploma di bidang seni dan budaya. “Sudah dibahas dengan Dirjen Dikti,” kata Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dalam dialog bersama seniman dan budayawan di kantor Dinas Kebudayaan, Selasa 17 September 2013. Pendirian lembaga pendidikan ini akan dibiayai dengan dana keistimewaan. Sebesar 70-80 persen dari dana keistimewaan memang dialokasikan untuk bidang kebudayaan. Lulusan sekolah, direcanakan setingkat dengan D1. “Syukur-syukur bisa naik D2,” kata dia.Nantinya, lanjut dia, mahasiswa akademi adalah lulusan pendidikan setingkat SMA. Lulusan sekolah yang tak mampu kuliah karena keterbatasan biaya juga bisa mendaftar di sekolah ini secara gratis. Asal punya ketrampilan bidang seni-budaya dan kerajinan serta memiiliki minat besar untuk belajar.…dst

16 ) UIN Jakarta larang bedah buku Anas
http://nasional.sindonews.com/read/2013/09/19/15/785275/uin-jakarta-larang-bedah-buku-anas

Kamis,  19 September 2013  ?  22:42 WIB
Sindonews.com – Himpunanan Mahasiswa Jurusan HI UIN Jakarta, mengaku kecewa terhadap pihak kampus karena mencabut izin acara bedah buku Anas Urbaningrum Tumbal Politik Cikeas dengan alasan tak jelas. Presiden Himpunanan Mahasiswa Jurusan HI UIN Jakarta Khairi Fuady mengatakan, pihaknya telah mengajukan izin penyelenggaraan bedah buku sesuai prosedur yang ada. Kemudian kepala program studi (prodi) pun menyetujui acara tersebut. Namun, keesokan harinya Khairi mengaku menerima telpon dari Wakil Dekan Fakultas FISIP, prodi tidak setuju karena tidak ilmiah. “Ya tentu kami kecewa atas pembatalan itu,” kata Khairi kepada Koran SINDO, Kamis (19/9/2013). Selain dianggap tidak ilmiah, pihak kampus beralasan pencabutan izin penyelenggaraan bedah buku dilakukan, karena dianggap tidak sesuai dengan jurusan HI. Akibatnya, Khairi melimpahkan acara itu kepada forum kajian mahasiswa Fisip Ciputat Studies dan mengalihkan lokasi acara ke asrama PMII. Dia mengaku kecewa dengan langkah pihak kampus mencabut izin acara bedah buku, terlebih jika langkah tersebut dilakukan atas dasar pe…dst

17 ) 14 Mahasiswa AS Sowan ke Museum UGM
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/17/373/867627/14-mahasiswa-as-sowan-ke-museum-ugm

Rabu, 18 September 2013 07:14 wib
JAKARTA – Sebanyak empat belas mahasiswa dari Amerika Serikat (AS) mengunjungi Museum UGM, pada Selasa 17 September 2013. Ke-14 mahasiswa ini tergabung dalam program School of International Training Study Abroad Indonesia. Kunjungan mereka ke Museum UGM merupakan salah satu kegiatan kerjasama dengan Fakultas Filsafat UGM selama dua minggu. Empat belas mahasiswa Amerika Serikat ini berasal dari berbagai jurusan yang kebanyakan di bidang seni, agama, dan sosial. Koordinator Tim Museum UGM, Widodo Usman, S.T.P., M.Sc menuturkan dari hari ke hari Museum UGM banyak dikunjungi masyarakat, mahasiswa, serta siswa sekolah dari SD hingga SMA. Selain dari AS, banyak mahasiswa asing lainnya, seperti dari Afrika, Belgia serta Jepang telah berkunjung ke Museum UGM. “Bukan hanya Amerika ini. Sebelumnya ada yang berasal dari Jepang, Belgia maupun Afrika,” kata Widodo di sela-sela menerima kunjungan, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Rabu (18/9/2013).…dst

18 ) November 2013, Siap-Siap Daftar Beasiswa ke Belanda
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/18/368/868038/november-2013-siap-siap-daftar-beasiswa-ke-belanda

Rabu, 18 September 2013 16:00 wib
JAKARTA – Siapa yang enggak mau kuliah atau melanjutkan studi di luar negeri, sebut saja Belanda. Bisa melihat langsung kincir angin, menikmati bunga tulip, memakan makanan khas negeri Kincir Angin, sampai menikmati dinginnya negara yang terletak di Eropa Barat itu. Sudah pasti para fresh graduate dan mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studinya di Belanda, merupakan suatu impian. Jika kalian sedang mencari beasiswa, Belanda menyebar beasiswa pascasarjana untuk membantu meningkatkan akses ke pendidikan tinggi di seluruh dunia melalui Beasiswa dari Nuffic Neso.Beasiswa Nuffic Neso mempunyai beberapa beasiswa yang ditawarkan, antara lain Stuned (Studeren in Netherland) yaitu beasiswa program master dan short course. Beasiswa ini diprioritaskan dalam mengontribusi kemajuan Indonesia yang berbentuk program capacity buiding. Untuk beasiswa ini syaratnya harus mempunyai pengalaman kerja minimal dua tahun di institusi terakhir, dan beasiswa ini penuh yang mencakup uang kuliah dan biaya hidup.…dst

19 ) Mendikbud Minta Koleksi Museum yang Asli Disimpan
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/09/14/mt3ykp-mendikbud-minta-koleksi-museum-yang-asli-disimpan

Sabtu, 14 September 2013, 16:05 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengharapkan koleksi museum yang asli disimpan dan hanya memajang replikanya demi keamanan koleksi tersebut. “Untuk keamanan, lebih baik yang dipajang itu replika dari koleksi tersebut,” ujar Mohammad Nuh di Jakarta, Sabtu (13/9). Pernyataan Nuh tersebut disampaikan setelah raibnya empat artefak koleksi Museum Nasional yang hilang beberapa hari yang lalu. Menurut Nuh, saat ini pihaknya sedang fokus untuk melacak keberadaan empat artefak tersebut. “Kami sudah menginformasikannya ke sejumlah balai lelang yang ada di dalam maupun luar negeri,” katanya menambahkan. Selain itu, pihaknya juga melacak keberadaan artefak tersebut di komunitas kolektor benda-benda kuno ataupun antik. “Sistem keamanan museum juga ditingkatkan. Begitu juga manajemen pengelolaan museum,” ujar Mendikbud.…dst

20 ) Honorer K.II Tidak Lolos Seleksi Terancam Diberhentikan
http://www.bkn.go.id/in/berita/2481-honorer-kii-tidak-lolos-seleksi-terancam-diberhentikan.html

Kamis, 19 September 2013 15:07
Jakarta – Humas BKN, Kebijakan pemerintah mengenai pengangkatan pegawai honorer K.II menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam dua tahun ini masih terus menjadi pembahasan penting. Bahkan berita terbaru dilansir Surat Kabar Harian Kompas, Rabu (18/9) pada Hal: 4 bahwa sekitar 420.000 pegawai honorer K II yang tidak lolos seleksi terancam akan berakhir masa kerjanya atau dengan kata lain diberhentikan. Berita Kompas tersebut didasari penjelasan Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tasdik Kinanto terkait kebijakan K.II. Tasdik mengungkapkan bahwa pengangkatan honorer K II akan dilakukan dalam dua tahun periode, yakni sekitar 109.000 honorer K.II di tahun 2013 dan sekitar 100.000 lagi pada 2014. Lebih lanjut Tasdik menyampaikan bahwa honorer K II itu baru akan diangkat bila sudah memenuhi persyaratan mencapai passing grade tertentu dalam tes antar honorer.

…dst

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *