Berita Edukasi, 10 September 2013

1 ) Kemendikbud Awasi Komersialisasi Pendidikan di PTN
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/09/10/3/180651/Kemendikbud-Awasi-Komersialisasi-Pendidikan-di-PTN

Selasa, 10 September 2013 | 20:40 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Kemendikbud menyatakan berperan mengawasi komersialisasi pendidikan di PTN. Baru-baru ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengesahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2013 tentang Perguruan Tinggi (PT). Salah satu poin dalam PP tersebut memberi peluang Perguruan Tinggi Berbadan Hukum memperoleh dana dari masyarakat melalui pungutan pembiayaan perkuliahan. PP tersebut dianggap pengamat pendidikan Baskoro sebagai celah komersialisasi pendidikan. “Melalui keputusan tersebut maka Perguruan Tinggi akan bebas saja menentukan biaya perkuliahan seenaknya sehingga akan ada kelas-kelas dalam akses pendidikan di negara ini,” tegas Baskoro saat dihubungi Selasa (10/9). Selain pembentukan kelas dalam akses pendidikan, PP tersebut menurut Baskoro juga akan menggerus budaya profesional pada generasi muda Indonesia. “Jelas karena uang kuliah mahal, orang miskin tidak bisa ikut mengakses pendidikan. Lalu yang kaya dan bisa kuliah akan berfikiran harus lebih banyak menghasilkan uang saat bekerja nanti, karena uang kuliahnya sendiri sudah mahal. Jadi yang dipikirkan saat mencari  pekerjaan semata-mata hanya materi, bukan profesionalisme,” ujar Baskoro.

…dst

2 ) Universitas Airlangga Kukuhkan Doktor Termuda
http://www.tempo.co/read/news/2013/09/10/079512079/Universitas-Airlangga-Kukuhkan-Doktor-Termuda

Selasa, 10 September 2013 | 17:38 WIB
TEMPO.CO, Surabaya – Mohammad Yusup Alamudi, 32 tahun, berhasil menggondol gelar doktor termuda di lingkungan kampus Universitas Airlangga. Dihadapan 10 penguji, Yusup mampu mempertahankan desertasinya dengan baik dan mendapat predikat cumlaude. Yusup menyajikan desertasi berjudul “Mekanisme Proteksi dan Daya Hambat Vaksin Flu Burung H5N1-RG Unair Terhadap Virus Flu Burung Sub Clade 2.1.3”. Ia berhasil membuktikan produk vaksin yang beredar di Indonesia belum cukup aman digunakan. Semua penguji mengaku baru mengetahui efektivitas temuan Yusup setelah dipaparkan panjang lebar. “Vaksin H5N1 harus perlu diteliti lagi, apalagi korban flu burung di Indonesia paling banyak. Penelitian ini pakai teknologi 2 dimensi,” kata Yusup usai mengikuti ujian terbuka doktoral di aula Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Selasa, 10 September 2013. Pria yang menderita polio sejak usia 2 tahun itu mengatakan, hasi risetnya merupakan langkah awal menuju perubahan paradigma yang lebih baik. Saat ini, pemerintah cenderung memakai penelitian 1 dimensi untuk produk vaksin impor.

…dst

3 ) Vaksin H5N1 Indonesia Perlu Dievaluasi
http://www.tempo.co/read/news/2013/09/10/079512001/Vaksin-H5N1-Indonesia-Perlu-Dievaluasi

Selasa, 10 September 2013 | 14:20 WIB
TEMPO.CO, Surabaya – Hasil riset yang tertuang dalam disertasi berjudul Mekanisme Proteksi dan Daya Hambat Vaksin Flu Burung H5N1-RG terhadap Virus Flu Burung Sub Clade 2.1.3 menunjukkan vaksin H5N1 yang beredar di Indonesia perlu dievaluasi. “Ada fenomena vaksin H5N1 yang beredar hanya menggunakan titel antibodi dan daya netralisasi,” kata Mohammad Yusuf Alamudin, 32 tahun, seusai pengukuhan sebagai pemegang gelar doktor termuda di Universitas Airlangga, Selasa, 10 September 2013. Setelah diteliti lewat pengujian 2 dimensi, didapatkan ekstraksi protein antara virus H5N1 dan vaksin yang dihasilkan ternyata tidak kompatibel. “Pemegang kebijakan seharusnya merevisi kembali vaksin H5N1 maupun vaksin lain yang beredar di Indonesia saat ini.” Salah seorang promotor, Chairul Anwar Nidom, mengatakan penilaian terhadap produk vaksin selama ini ternyata salah. Vaksin untuk manusia tidak boleh ada toleransi alias zero tolerance. Masalahnya, kata Nidom, pemerintah saat ini memakai metode yang keliru.

…dst

4 ) Pertama di Kampus Indonesia, Pusat Kajian Pencucian Uang Berdiri di UNS
http://news.detik.com/read/2013/09/10/150001/2354569/10/

Selasa, 10/09/2013 15:00 WIB
Jakarta – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mendirikan sebuah lembaga baru bernama Pusat Kajian Pencucian Uang dan Perampasan Aset. Lembaga tersebut merupakan lembaga pengkajian kasus pencucian uang pertama di tanah air yang berada di perguruan tinggi.Hasil kajiannya akan diserahkan kepada penegak hukum dalam mengejar harta negara yang diselewengkan para koruptor. Dekan Fakultas Hukum UNS, Hartiwiningsih, mengatakan inisiatif mendirikan lembaga tersebut adalah karena banyaknya permintaan dari Kejaksaan Agung maupun Mabes Polri kepada para pengajar UNS secara personal untuk dimintai pendapat menengai kasus pencucian uang. Karena itu selanjutnya dipikirkan untuk membuat lembaga khusus mengenai kasus tersebut.”Pusat kajian ini berada di bawa Fak Hukum UNS. Kami ingin mengoptimalkan potensi SDM kami untuk turut serta memecahkan problem besar Indonesia saat ini yaitu pencucian uang oleh koruptor. Pusat kajian ini merupakan yang pertama di Indonesia yang didirikan perguruan tinggi. Sejauh ini juga hanya di Fak Hukum UNS terdapat mata kuliah pencucian uang,” ujarnya kepada wartawan di Solo, Selasa (10/9/2013).

…dst

5 ) UNS Larang Dosen Jadi Saksi Ahli Terdakwa Korupsi
http://www.tempo.co/read/news/2013/09/10/079512037/

Selasa, 10 September 2013 | 15:49 WIB
TEMPO.CO, Surakarta – Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melarang dosennya untuk menjadi saksi ahli bagi terdakwa kasus tindak pidana korupsi. Para dosen juga dilarang menjadi saksi ahli bagi terdakwa kasus tindak pidana pencucian uang. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Program Pascasarjana Ilmu Hukum UNS, Adi Sulistyono, saat peluncuran Pusat Kajian Pencucian Uang dan Perampasan Aset di Universitas UNS, Surakarta, Selasa, 10 September 2013. “Sudah ada komitmen dari semua dosen di Fakultas Hukum,” katanya. Menurut Adi, fakultas sudah mengambil kebijakan untuk membantu aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus korupsi. Para dosen hanya diperkenankan menjadi saksi ahli dari pihak penyidik. “Kami telah membantu penegak hukum di hampir semua kasus korupsi di Jawa Tengah,” katanya. Saat ini komitmen tersebut diperluas pada kasus tindak pidana pencucian uang. Pihaknya juga melibatkan banyak dosen di Pusat Kajian Pencucian Uang dan Perampasan Aset agar hasil kajiannya bisa menjadi rujukan bagi aparat hukum.

…dst

6 ) Perguruan Tinggi Pertanian Susun Paradigma Baru
http://print.kompas.com

10 September 2013
JAKARTA, KOMPAS —  Pendidikan pertanian di perguruan tinggi perlu usung paradigma baru pertanian. Untuk itu, perguruan tinggi pertanian negeri dan swasta sepakat mengintegrasikan Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP) 2013-2045 dalam materi perkuliahan. Wan Abbas Zakaria, Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) yang dihubungi dari Jakarta, Senin (9/9), mengatakan, sekitar 100 PT pertanian yang tergabung dengan FKPTPI sepakat menerima, mendukung, dan mengintegrasikan SIPP ke satu mata kuliah. Paradigma baru yang perlu dikembangkan, kata Wan Abbas yang juga Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, adalah menjadikan pertanian untuk pembangunan, menginfiltrasi pola pikir pertanian bioekonomi, bioindustri, bioservis, biosains, biokultura, dan sebagainya untuk pertanian berkelanjutan. ”Dalam paradigma pertanian baru harus ditekankan bahwa pertanian tak lagi sekadar menghasilkan komoditas, tetapi bisa menghasilkan pati, biomassa untuk pakan ternak, hingga bioenergi terbarukan,” ujarnya. Untuk itu, PT juga perlu mengembangkan bioteknologi, nanoteknologi, dan biohayati.Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto mengatakan jangan memandang rendah pertanian. ”IPB akan terus memberikan usulan pengarusutamaan pertanian sebab mampu menyejahterakan bangsa,” ujarnya. Sumeru Ashari, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, mengatakan, PT pertanian harus berperan memajukan pertanian di daerah. (ELN)
***

7 ) Konflik di UISU Berlarut, Nuh Jengkel
http://www.jpnn.com/read/2013/09/10/190127/Konflik-di-UISU-Berlarut,-Nuh-Jengkel

Selasa, 10 September 2013 , 01:14:00
JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh lebih keras menanggapi perpecahan di tubuh Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Dia mengancam tidak akan mengakui satu pun dari dua kubu yang berseteru di kampus tersebut.Menteri asal Jawa Timur itu mengaku kerepotan menghadapi persoalan internal seperti yang terjadi di UISU.”Makanya itu, yang repotnya itu kalau bertengkar. Itu kan urusan sana, yang kena kan kita harus ngurusi. Jadi kalau tidak bisa damai ya sudahlah. Tidak ada yang diakui, kalau sebel-sebel begitu ya,” kata M Nuh di komplek Senayan, Jakarta, Senin (9/9).Kendati demikian, pihaknya masih menunggu kejelasan persoalan antar kedua belah pihak yang sedang diupayakan oleh Kopertis Wilayah X. Tapi bila kejelasan tidak pernah tercapai, keduanya tidak bisa berdamai maka hanya satu yang akan diakui atau tidak diakui dua-duanya.”Makanya kita jelaskan duduk perkaranya, siapa yang paling benar kita akui salah satu. Kalau tidak bisa damai di antara mereka, yang paling benar ini, atau dua-duanya tidak (diakui),” pungkasnya. Pertikaian di internal UISU yang sudah berlangsung selama 7 tahun belum menemui titik terang. Buntut pertikaian yang dialami oleh pengurus yayasan ialah terpecahnya UISU menjadi dua, yakni kampus Al-Munawwarah yang terletak di Jalan Sisingamangraja dan Kampus Al-Manar yang terletak di Jalan Karya Bakti Medan Johor.

…dst

8 ) Pemerintah Memediasi Konflik di Internal UISU
http://www.jpnn.com/read/2013/09/09/190116/Pemerintah-Memediasi-Konflik-di-Internal-UISU

Senin, 09 September 2013 , 23:49:00
JAKARTA – Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim mengatakan pemerintah tidak ingin sengketa di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) berlarut-larut. Saat ini, proses mediasi tengah berjalan agar kedua pihak yang berseteru kembali menyatu. “Sekarang sedang dilakukan mediasi agar kedua kampus menyatu kembali. Karena orang justru ingin membesarkan satu nama yang sudah eksis,” kata Musliar saat ditemui di komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/9). Karena itu, pemerintah melalui Kooordinator Kopertis Wilayah X, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) berharap bisa mempertemukan kembali kedua pihak yang bertikai dan menyelesaikan persoalan yang ada. Sementara itu Dirjken Dikti, Djoko Santoso memastikan pertikaian kedua pihak di UISU akan segera diselesaikan. Diakuinya, berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), status yang diakui pemerintah adalah kampus baru di Jalan Karya Bhakti.”Ya nanti kita sesaikan, kalau yang menurut hasil MK, yang (diakui) di Karya Bhakti. Ya nanti kita selesaikan, yang jelas mahasiswa tidak dirugikan,” tegas Djoko.Pertikaian di internal UISU yang sudah berlangsung selama 7 tahun hingga kini belum menemui titik terang. Buntut pertikaian yang dialami oleh pengurus yayasan ialah terpecahnya UISU menjadi dua, yakni kampus Al-Munawwarah yang terletak di Jalan Sisingamangraja dan Kampus Al-Manar yang terletak di Jalan Karya Bakti Medan Johor.

…dst

9 ) 15 Mahasiswa Gugat Rektorat Unsoed ke PTUN
Munirah: Pemanggilan Mahasiswa Saat Upaya Hukum tidak Etis
http://www.pikiran-rakyat.com/node/250149

Selasa, 10/09/2013 – 16:44
PURWOKERTO, (PRLM).- Koordinator Save Soedirman, Munirah Dinayati yang mengawal kasus gugatan Uang Kuliah Tunggal yang diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sejak awal mengatakan, pemanggilan mahasiswa di tengah upaya hukum sangat tidak etis. “Kondisi memaksa mahasiswa melakukan Upaya hukum melalui PTUN karena selama ini komunikasi tidak jalan. UKT diputuskan secara sepihak tanpa ada komunikasi dengan mahasiswa. Meski pihak Rektorat sudah berkali-kali berjanji melibatkan mahasiswa terkait besaran penetapan UKT,” terangnya. Seperti diberitakan, 15 mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah menggugat Uang Kuliah Tunggal ke Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN). Mereka mengaku merasa diintimidasi Rektorat setelah pengajuan gugatan tersebut. Para mahasiswa dipangil pihak Rektorat Unsoed dan diminta untuk mencabut gugatan terhadap Rektor yang saat ini sedang disidang di PTUN. Munirah menambahkan, agar pihak rektorat tidak melakukan cara-cara indimidasi. “Jadi lebih baik kalau perkara ini tetap diteruskan dan adu argumen di pengadilan. Jadi lebih baik Unsoed menggunakan cara yang elegan dan fair dari pada melakukan bentuk intimidasi,” kata Munirah.(A-99/A_88)***

…dst

10 ) Menggugat ke PTUN, Mahasiswa Unsoed Ditekan Rektor
http://www.tempo.co/read/news/2013/09/10/079512073/

Selasa, 10 September 2013 | 17:27 WIB
TEMPO.CO, Purwokerto – Rektorat Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, memanggil 15 mahasiswa penggugat Uang Kuliah Tunggal yang saat ini tengah disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jawa Tengah. Rektorat meminta mahasiswa mencabut gugatan itu. “Semua penggugat ditelpon  rektorat dan diminta berkumpul,” kata Koordinator Aliansi Mahasiswa Angkatan 2012, Muhammad Iqbal, Selasa 10 September 2013. Ia mengatakan, rektorat juga menghubungi orang tua mahasiswa agar ikut dalam pertemuan yang dihadiri Pembantu Rektor III Imam Santoso dan  seluruh Pembantu Dekan III tiap fakultas. Rektorat juga minta berdamai tanpa syarat apapun. Data mahasiswa penggugat juga akan mereka pelajari. “Ini semacam intimidasi tapi secara halus,” ujarnya. Menurut dia, rektorat tak menepati janji ihwal penarikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada 2012. Kasus ini sudah didaftarkan gugatannya di PTUN Semarang sejak Selasa 23 Juli 2013 dengan nomor pendaftaran; 35/SKG/VII/2013, No Perkara; 43/06/2013/PTUN-SMG.

…dst

11 ) Waduh, Peringkat Kampus RI di Dunia Turun!
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/09/373/863131/waduh-peringkat-kampus-ri-di-dunia-turun

Selasa, 10 September 2013 06:01 wib
JAKARTA – Dalam kancah pendidikan tinggi internasional, kampus-kampus Asia digadang-gadang akan bangun dan mendominasi pemeringkatan kampus dunia. Sayangnya, dalam pemeringkatan terbaru, QS World University Rankings 2013/2014, peringkat institusi pendidikan tinggi Indonesia justru merosot. Menurut Kepala Riset QS Intelligence Unit Ben Sowter, rangking semua institusi pendidikan tinggi Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan turun satu bar. Padahal, peringkat kampus Asia lainnya justru menanjak naik. “Indonesia adalah Macan Asia yang tumbuh dengan cepat. Indonesia akan membutuhkan investasi besar-besaran pada perguruan tinggi dan pusat riset mereka untuk mendorong dan menjaga ambisi Indonesia dalam jangka panjang,” papar Sowter, seperti dikutip dari keterangan resmi QS World University Rankings 2013/2014 kepada Okezone, Selasa (10/9/2013).Tahun lalu, Universitas Indonesia (UI) berada di peringkat ke-273 dari 873 kampus dunia. Tahun ini, peringkat UI merosot tajam ke rangking 309+. Delapan kampus Indonesia yang masuk Pemeringkatan QS World University Rankings 2013/2014 adalah:

…dst

12 ) Ini Penyebab Kampus RI Lemah di Dunia
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/10/373/863655/ini-penyebab-kampus-ri-lemah-di-dunia

Selasa, 10 September 2013 14:18 wib
JAKARTA – Di antara kriteria pemeringkatan QS World University Rangkings 2013 adalah jumlah dosen dan mahasiswa asing yang masuk ke Indonesia, serta jumlah publikasi ilmiah akademisi Indonesia di jurnal internasional. Tiga hal itu ditengarai menyumbang andil dalam merosotnya peringkat Indonesia di daftar pemeringkatan tahun ini. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso menilai, selain jumlah perguruan tinggi yang disurvei makin banyak, Indonesia masih lemah dalam semua “faktor asing” yang harus masuk ke Tanah Air. “Coba saja lihat, dosen asing hampir enggak ada yang bisa kita undang karena bayarnya mahal. Mahasiswa asing juga belum banyak. Belum lagi karya publikasi kita di tingkat internasional masih kurang,” papar Djoko kepada Okezone, Selasa (10/9/2013). Selain itu, pendidikan tinggi Indonesia juga masih terganjal dari segi hukum dan perundang-undangan. Djoko menyebut, Indonesia tidak memiliki visa pelajar atau mahasiswa. Para pelajar internasional yang masuk ke Indonesia hanya menggunakan izin tinggal sementara, bukan visa pelajar. “Sementara di negara lain ada visa pelajar, dan urusannya dipermudah. Katanya internasionalisasi, tapi kenyataannya kita belum internasional. Lha kalau pelajar asing susah masuk ke Indonesia, kita bisa apa?” imbuhnya.

…dst

13 ) Gaji Dosen Kecil Cermin Merosotnya Kampus RI?
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/10/373/863510/gaji-dosen-kecil-cermin-merosotnya-kampus-ri

Selasa, 10 September 2013 11:34 wib
JAKARTA – Dalam QS World University Rankings 2013, peringkat kampus Indonesia turun drastis. Sebagian besar merosot hingga 100 peringkat. Padahal, kampus-kampus Asia mulai menunjukkan diri di kancah dunia.
Universitas Indonesia (UI), misalnya. Tahun ini hanya menempati peringkat 309+, padahal tahun lalu UI bercokol di peringkat 273. Institut Teknologi Bandung (ITB) “hanya” turun sekira 10 peringkat, yakni dari 451-500 (2012) ke 461-470 (2013). Sementara, peringkat Universitas Gadjah Mada (UGM) ngedrop 100 peringkat. Tahun ini, UGM hanya sanggup berada di ranking 501-550 dari peringkat tahun lalu 401-450. Penurunan 100 peringkat juga dialami Universitas Airlangga (Unair), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Brawijaya (UB). Kelima kampus itu menempatkan diri di peringkat 701+, padahal tahun lalu mereka berada di ranking 601+. Pengamat pendidikan, Said Hamid Hasan, menilai turunnya peringkat perguruan tinggi Indonesia di kancah dunia perlu dilihat secara saksama. Setidaknya jika mengacu pada kriteria yang dipakai QS dalam pemeringkatan, maka memang perlu ada beberapa hal yang dibenahi.

…dst

14 ) Harvard Gagal Jadi Universitas Terbaik Dunia
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/09/10/mswktf-harvard-gagal-jadi-universitas-terbaik-dunia

Selasa, 10 September 2013, 16:24 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Amerika Serikat dan Inggris mendominasi peringkat dalam daftar universitas terbaik di dunia. Massachusetts Institute of Technology (MIT) menduduki nomor satu, mengalahkan Universitas Harvard dua tahun berturut-turut. Posisi Harvard tahun ini naik ke posisi dua, menggantikan Universitas Cambridge Inggris yang turun ke posisi ketiga. Universitas AS menduduki enam posisi di 10 besar, sementara empat lainnya merupakan universitas Inggris. Peringkat yang dibuat QS World University Ranking menempatkan dua universitas di Inggris Edinburg dan King’s College berada dalam daftar 20 besar untuk pertama kalinya. Berdasarkan studi tersebut, lulusan dari Oxford dan Cambridge merupakan yang paling cepat dapat kerja di dunia. Peringkat universitas, seperti dilaporkan Emirates247, Selasa (10/9) didasarkan pada hasil lulusan, penelitian, dan reputasi akademik dari tiga ribu institusi internasional. Lembaga pendidikan di India tidak menduduki satu pun di peringkat 100 universitas dunia. Dalam peringkat 50 universitas di Asia, tidak ada satu pun peringkat di 20 besar untuk India. Indian Institute of Technology (IIT) Delhi dan ITT Bombay menduduki posisi 38 dan 39 di 50 besar Asia.

…dst

15 ) Daya Saing Pendidikan Tinggi RI Masih Bagus
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/10/373/863662/daya-saing-pendidikan-tinggi-ri-masih-bagus

Selasa, 10 September 2013 14:48 wib
JAKARTA – Tahun ini, seperti dilansir dalam QS World University Rankings 2013, kampus-kampus Asia mulai bersinar di kancah dunia. Sayangnya, peringkat kampus Indonesia justru turun drastis. Sebagian besar merosot hingga 100 peringkat. Universitas Indonesia (UI) tahun ini menempati peringkat 309+, padahal tahun lalu UI bercokol di peringkat ke-273. Institut Teknologi Bandung (ITB) “hanya” turun sekira 10 peringkat, yakni dari 451-500 (2012) ke 461-470 (2013). Sementara, peringkat Universitas Gadjah Mada (UGM) ngedrop 100 peringkat. Tahun ini UGM hanya sanggup berada di rangking 501-550 dari peringkat tahun lalu 401-450. Penurunan 100 peringkat juga dialami Universitas Airlangga (Unair), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Brawijaya (UB). Kelima kampus itu menempatkan diri di peringkat 701+, padahal tahun lalu mereka berada di rangking 601+. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso mengaku tidak risau dengan data tersebut. Menurutnya, meski peringkat perguruan tinggi Tanah Air turun, daya saing Indonesia sebenarnya naik.”Ini menunjukkan ada kontribusi perguruan tinggi dalam pertumbuhan ekonomi. Buktinya, daya saing kita sekarang ada di peringkat ke-38 dari sebelumnya 50-an,” ujar Djoko ketika dihubungi Okezone, Selasa (10/9/2013).

…dst

16 ) Inilah 20 Universitas Terbaik se-Asia 2013
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/09/10/mswlb2-inilah-20-universitas-terbaik-seasia-2013

Selasa, 10 September 2013, 17:13 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG — Universitas terbaik di Asia didominasi kampus dari Asia Timur, termasuk Hong Kong, Jepang, dan Cina. Negara Asia Tenggara yang universitasnya masuk peringkat 20 besar hanya Singapura. Dalam laporan Emirates247, Selasa (10/9), Hong Kong University of Science and Technology menduduki peringkat pertama dalam daftar 20 universitas terbaik di Asia yang dibuat QS World University Ranking. Posisi kedua diduduki National University of Singapore (NUS) yang nilainya sama dengan University of Hong Kong. Universitas Nasional Seoul berada di posisi empat. Universitas Peking menjadi kampus Cina satu-satunya yang berada dalam 10 besar. Hongkong berhasil menduduki empat posisi dalam 20 universitas terbaik dunia.  Namun, universitas Jepang lebih banyak berada dalam 20 universitas terbaik dengan menduduki tujuh posisi. Tapi posisi teratas universitas Jepang berada di posisi sembilan yakni Universitas Tokyo.

…dst

17 ) Fikom Unpad Terbaik Se-Indonesia
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/09/373/863178/fikom-unpad-terbaik-se-indonesia

Selasa, 10 September 2013 09:01 wib
JAKARTA – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) dinobatkan sebagai peringkat pertama Indonesia Best School of Communications 2013. Hebatnya lagi, posisi teratas ini dipertahankan Fikom Unpad selama empat tahun berturut-turut. Dalam pemeringkatan yang dilakukan Majalah Mix Marketing Communication tersebut, Fikom Unpad unggul dari perguruan tinggi negeri (PTN) penyelenggara pendidikan komunikasi lainnya. Fikom Unpad mengumpulkan nilai indeks total 8,19 dalam Indonesia Best School of Communications 2013 untuk kategori PTN Berakreditasi A. Secara keseluruhan, Unpad juga mendapat peringkat ke-7 penyelenggara pendidikan komunikasi dan manajemen. Dalam malam penganugerahan beberapa waktu lalu, Dekan Fikom Unpad, Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D., didampingi Pembantu Dekan I Dr. Atwar Bajari dan pembantu Dekan III, Dr. Aceng Abdullah, menerima penghargaan bergengsi tersebut.

…dst

18 ) Ini Dia 11 Prodi Unggulan Unair
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/10/373/863487/ini-dia-11-prodi-unggulan-unair

Selasa, 10 September 2013 12:04 wib
JAKARTA – Meski peringkatnya turun sekira 100 nomor dalam QS World University Rankings 2013, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berhasil menempatkan 11 program studi (prodi) dalam daftar prodi unggul di Indonesia.Daftar ini merangking 30 subjek yang terdapat di setiap perguruan tinggi peserta. Hebatnya, sebelas prodi Unair masuk ke dalam lima besar prodi unggul di Tanah Air.  Demikian disitat dari laman Unair, Selasa (10/9/2013).Kesebelas prodi Universitas Airlangga tersebut adalah:

…dst

19 ) Hatta: “Tukang Insinyur” Kita Menurun
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/10/373/863552/hatta-tukang-insinyur-kita-menurun

Selasa, 10 September 2013 12:37 wib
JAKARTA – Indonesia saat ini tercatat memiliki angkatan kerja yang tinggi. Sayangnya, saat ini potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Tanah Air untuk menjadi insinyur atau engineer mengalami penurunan. “Pada sumber manusia, ini tercermin dalam pusat-pusat keunggulan namun minat engineer menurun, orang lebih senang menjadi politisi,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, di Hotel Four Season, Jakarta, Selasa (10/9/2013). Menurut dia, hal ini lantaran hasil Sumber Daya Alam (SDA) lebih banyak diekspor, seperti bahan mentah mineral yang selalu diekspor besar-besaran ke luar negeri tanpa diolah di dalam negeri. “Jadi untuk engineer enggak ada kerjaan,” jelasnya. Sehingga, lanjut Hatta, untuk mengatasi hal tersebut pada 2014 tetap diberlakukan untuk pembangunan hilirasi (smelter) sesuai UU Minerba No.4 Tahun 2009.”Makanya di 2014 hasil mineral kita diolah dalam negeri, karena peluang di situ ada inovasi melalui sumber daya alam yang besar di Indonesia dan membuat ada pekerjaan untuk enginner kita,” tandasnya.(rfa)

***

20 ) ITS gelar “mlaku-mlaku nang tunjungan mbarek ITS”
http://www.antaranews.com/berita/394888/its-gelar-mlaku-mlaku-nang-tunjungan-mbarek-its

Selasa, 10 September 2013 11:08 WIB
Surabaya (ANTARA News) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menggelar “Mlaku-mlaku Nang Tunjungan Mbarek ITS” (jalan-jalan ke Tunjungan-Surabaya bersama ITS) untuk merayakan Dies Natalis ke-53 pada tahun ini.”Kegiatan mlaku-mlaku itu merupakan yang pertama kali diadakan dalam peringatan Dies Natalis ITS, karena Jalan Tunjungan merupakan ikon heritage Kota Surabaya,” kata ketua panitia penyelenggara Dies Natalis ke-53 ITS, Dr Ir Hidayat Soegihardjo Masiran MS, Selasa. Selain itu, banyak sekali peninggalan sejarah yang merupakan potret perjuangan arek-arek Suroboyo pada 10 November 1948. “Ini merupakan salah satu upaya membantu program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk tetap menjaga sejarah,” ujarnya.Pada acara tersebut, panita menggelar teatrikal drama perobekan Bendera Merah Putih di Hotel Majapahit, juga Pasar Seni dan Teknologi yang memamerkan hasil karya teknologi mahasiswa ITS, sekaligus hasil kerajinan dan makanan khas Surabaya.

…dst

21 ) Inspirasi Batik dari Struktur Logam
http://kampus.okezone.com/read/2013/09/09/372/863098/inspirasi-batik-dari-struktur-logam

Selasa, 10 September 2013 07:00 wib
JAKARTA – Siapa bilang hanya mahasiswa jurusan Fesyen Desain yang kreatif menghasilkan model pakaian yang unik dan menawan? Tak mau kalah, mahasiswa jurusan Teknik Material dan Metalurgi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pun menunjukkan kepiawaian mereka dalam mendesain batik.Kreasi desain tersebut diberi nama Metallografi Batik (Metallik). Karya yang lahir dari tangan Muhammad Miftahul Aziz, Melisa Sudiashri, dan tiga rekan mereka terinspirasi ketika melihat struktur mikro sebuah logam.Pemuda yang akrab disapa Zizi tersebut mengungkap, ide membuat batik terlintas saat melihat berbagai macam bentuk unik dari struktur mikro sebuah logam. Dia pun langsung memadupadankan hasil struktur mikro dengan kerajinan batik tulis Indonesia.Setiap logam memiliki karakteristik struktur mikro yang berbeda. Sehingga desain batik yang dihasilkan pun dapat beraneka ragam.

…dst

22 ) Ratusan Mahasiswa di Mataram Mengamuk, Protes Biaya dan Penundaan Wisuda
http://news.detik.com/read/2013/09/10/143527/2354525/10/ratusan-mahasiswa-di-mataram-mengamuk-protes-biaya-dan-penundaan-wisuda?n991103605

10 September 2013
Mataram – Ratusan mahasiswa Stikes Yarsi Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) memprotes pihak kampus, mulai dari mahalnya biaya hingga prosedur perkuliahan. Mereka mengamuk, melakukan sweeping, dan merusak fasilitas kampus. Aksi diawali dari depan gedung rektorat, Jl TGH Ali Batu Lingkar Selatan, Mataram, Selasa (10/9/2013). Mereka sempat ditemui perwakilan rektorat, tapi tidak puas. Lalu mereka melakukan sweeping ke gedung perkuliahan kebidanan.”Kami minta yayasan mendepak kepala Stikes,” teriak mahasiswa. Mahasiswa menyebut uang SPP naik dari Rp 1 juta menjadi Rp 2 juta. Uang kas naik, dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu. Di sisi lain, kampus disebut-sebut memiliki dana kas lebih dari Rp 4,4 miliar. Selain itu, mahasiswa senior mengaku dirugikan oleh pihak kampus. Wisudanya tertunda beberapa bulan. “Saya sudah mengikuti ujian sertifikasi tapi hasilnya belum dikeluarkan hingga saat ini,” kata salah satu mahasiswa, Wahyu. Saat sweeping di gedung kebidanan, peserta aksi tak mampu menahan emosi. Mahasiswa dan dosen diminta keluar. Peserta aksi naik ke lantai 2, melemparkan pot-pot bunga dan tong sampah ke bawah. Mahasiswi kebidanan ketakutan. Seorang di antaranya pingsan.

…dst

23 ) Mendikbud: Konvensi tak batalkan UN
http://nasional.sindonews.com/read/2013/09/10/15/781534/mendikbud-konvensi-tak-batalkan-un

Selasa,  10 September 2013  ?  20:07 WIB
Sindonews.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan meski ada Konvensi UN namun UN akan tetap berjalan tahun depan. Konvensi hanya mencari format UN yang baik. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, UN tahun depan tetap akan berlangsung. Konvensi yang akan diselenggarakan menjelang akhir bulan ini hanya akan mencari metode UN dengan pendekatan sesuai perkembangan situasi saat ini. Kemendikbud akan menampung semua aspirasi yang secara akademis dan teknis dapat diterima semua pihak. “Kita akan mencari bagaimana menyelenggarakan UN yang kredibel,” katanya usai membuka Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di Universitas Negeri Mataram, Lombok, NTB, Selasa (10/9/2013). Mantan Menkominfo ini menjelaskan, Kemendikbud tetap akan memakai komposisi 60 persen penilaian UN dan 40 persen untuk ujian sekolah. Namun pada UN nanti dalam setiap butir soal ujian akan ada kompetensinya tersendiri.Kompetensi mata pelajaran ini akan mampu mengukur kompetensi per nomor soal yang sedang diujikan. Lalu dari kompetensi siswa UN juga mampu mengukur kompetensi sekolah yang berlanjut ke kabupaten kota.

…dst

24 ) Presiden Beri Waktu 3 Bulan Bagi Para Menteri Tuntaskan Isu Terkait Krisis Ekonomi
http://www.setkab.go.id/berita-10206-presiden-beri-waktu-3-bulan-bagi-para-menteri-tuntaskan-isu-terkait-krisis-ekonomi.html

Selasa, 10 September 2013 – 16:34 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta para menteri untuk segera menuntaskan semua isu yang dihadapi dalam rangka menghadapi tekanan krisis yang tengah melanda Indonesia saat ini. Presiden SBY memberi waktu tiga bulan kepada para menteri untuk menyelesaikan PR tersebut. “Setiap isu selalu ada solusinya. Jangan jalan di tempat, kalau sudah diputuskan segera jalankan,” pinta Presiden SBY saat menyampaikan pengantar Sidang Kabinet Terbatas bidang ekonomi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (10/9). Presiden SBY menegaskan jajarannya harus sungguh-sungguh menjalankan “Paket Agustus”. Menurut Presiden SBY, sebagian paket itu sudah berjalan dan sebgian lagi belum dijalankan dengan sepenuhnya. “Saya ingin dalam waktu tiga bulan ini, rencana investasi yang belum terimplementasikan harapan saya diselesaikan. Kalau penyebabnya karena belum adanya kesesuaian antara rencana investasi itu dengan kementerian terkait, segera selesaikan. Kerja di kantor, jangan pulang ke rumah kalau belum selesai,”  tandas Presiden. Sedang menyangkut stabilitas harga pangan, Presiden SBY meminta menteri terkait untuk membuat porsi suplay  lebih besar dari demandnya.

…dst

25 ) BPK buka 165 lowongan CPNS untuk lulusan S1
http://nasional.sindonews.com/read/2013/09/10/15/781307/bpk-buka-165-lowongan-cpns-untuk-lulusan-s1

Selasa,  10 September 2013  ?  14:06 WIB
Sindonews.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia membutuhkan 165 sarjana (S1) untuk diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) Golongan III. Rekrutmen ini untuk ditempatkan pada Kantor Perwakilan BPK RI di seluruh Indonesia. Sekjen BPK selaku Ketua Panitia Penerimaan CPNS, Hendar Ristriawan dalam suratnya tertanggal 9 September 2013 menyebutkan, pendaftaran CPNS BPK RI dilaksanakan secara online tanpa mengirimkan berkas (paperless) melalui laman CPNS BPK RI http://cpns.bpk.go.id mulai tanggal 9-22 September 2013. Proses pendaftaran dimulai dari tanggal 9-18 September 2013, proses unggah berkas dapat dilakukan dari tanggal 9-22 September 2013. Proses penguncian (locked) paling lambat dilakukan tanggal 22 September 2013 pukul 24.00 WIB. “Pelamar yang tidak mengunci pada tanggal tersebut dinyatakan tidak dapat mengikuti proses seleksi administrasi,” tulis Hendar seperti dikutip dari lama setkab.go.id, Selasa (10/9/2013). Adapun berkas yang harus diunggah meliputi pasfoto berwarna 4×6 (jpeg), ijazah S1 sesuai formasi (pdf), transkrip S1 sesuai formasi-nilai IPK yang dipersyaratkan (pdf), akte kelahiran (pdf), bukti akreditasi jurusan sesuai formasi (pdf), kartu tanda penduduk (KTP) (pdf), dan sertifikat TOEFL (pdf).

…dst

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *